Memang menyusui adalah hal yang alami, tetapi meski begitu tidak sedikit ibu yang mengalami kesulitan pada saat akan melakukannya. Tetapi para ibu tersebut tidak perlu berkecil hati karena adanya informasi tentang cara menyusui yang benar, sehingga nantinya akan lebih mudah proses menyusui bagi ibu dan bayi. Ada lebih dari 200 nutrisi sempurna yang terkandung didalam ASI atau Air Susu Ibu yang dapat memenuhi kebutuhan bayi. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi, maka akan menyesuaikannya kandungan nutrisi yang ada didalam ASI dengan kebutuhan bayi. Dengan memberikan ASI eksklusif kepada bayi hingga 6 bulan maka akan dapat menekan risiko diabetes, obesitas, asma, dan juga penyakit infeksi lainnya seperti infeksi pada telinga, radang paru paru atau pneumonia, dan diare.  Selain itu juga pemberian ASI ini akan mampu meningkatkan kecerdasan si kecil. Lalu bagaimana cara yang benar pada saat menyusui?

Berikut 5 cara yang benar pada saat menyusui diantaranya yaitu :

  • Ibu Dan Bayi Harus Dipastikan Dalam Keadaan Rileks Dan Nyaman

Pada saat menyusui bayi pastikan posisi kepala bayi harus lebih tinggi dari tubuhnya. Hal ini bertujuan supaya bayi lebih mudah untuk menelannya. Ibu dapat memanfaatkan tangan untuk menyangganya ataupun menggunakan bantal untuk mengganjalnya. Setelah itu hidung bayi ditempatkan sejajar dengan putting. Hal ini bertujuan untuk mendorong bayi supaya membuka mulutnya.

  • Dengan Mendekatkan Bayi Ke Payudara

Pada saat mulut bayi telah terbuka dan ingin menyusu, maka si kecil didekatkan ke payudara ibu. Kemudian tunggu hingga terbuka lebarnya mulut bayi dengan posisi lidahnya yang mengarah kebawah. Tetapi jika bayi belum melakukannya, maka ibu dapat membimbingnya dengan cara menyentuh bagian bawah bibir bayi secara lembut dengan puting susu ibu.

  • Perlekatan Yang Benar

Posisi perlekatan bayi menyusui yang terbaik adalah tidak hanya menempelnya mulut bayi pada bagian puting saja, tetapi juga pada area bawah puting payudara dan selebar mungkin. Perlekatan ini adalah salah satu syarat penting untuk bisa menyusui dengan benar. Jika perlekatannya sudah baik maka akan ditandai dengan ibu tidak akan merasakan nyeri pada saat menyusui, dan ASI yang diperoleh bayi akan cukup. Pada saat menelan ASI, ibu akan dapat mendengarkannya.

  • Dengan Membetulkan Posisi Bayi

Jika ibu merasakan nyeri, cobalah perekatannya dilepas dengan cara memasukkan jari kelingking kedalam bagian mulut lalu letakkan diantara gusi. Dengan melakukan gerakan ini maka akan membuat bayi berhenti menyusu, sementara itu ibu bisa menyesuaikan posisi si kecil. Setelah itu, coba lagi untuk memposisikan perlekatan dengan lebih baik. Jika perlekatannya sudah benar maka biasanya bayi akan dapat menyusu dengan baik.

  • Waktu Menyusu

Bayi akan menyusu sekitar 5 hingga 40 menit dan itu akan tergantung kepada kebutuhannya. Oleh karena itu bayi yang baru lahir biasanya akan menyusu setiap 2 hingga 3 jam dengan waktu menyusu sekitar 15 hingga 20 menit untuk setiap kalinya. Biasanya akan dibutuhkannya beberapa waktu untuk adaptasi antara ibu dan bayi supaya berjalan dengan lancarnya proses menyusui.

Supaya bayi merasa nyaman pada saat akan menyusui maka ibu sebaiknya menggunakan bra khusus menyusui yang memiliki kait atau kancing pada bagian depannya yang bisa dibuka. Dengan melakukan ini maka akan dapat mencegah tersumbatnya saluran ASI atau yang memicu terjadinya peradangan pada jaringan payudara.