Sedapnya Mie Ayam, dari Gerobak Biru sampai Berbahan Herbal

Mie Ayam, sajian yg umumnya dijual pada ge­ro­bak berwarna biru khas dan dijajakan di kaki 5 atau berkeliling ini sudah dikenal akrab rakyat. Seporsi Mie Ayam tersaji dalam mangkuk khas berwarna putih dengan gambar ayam jago pada depannya. Dalam semang­kuk Mie Ayam, ada mi basah yg identik menggunakan tekstur kenyal dan gurih. Jika ingin, aneka sayuran, biasanya sawi hijau, turut dibubuhi. Terakhir, semur ayam & minyak sayur menjadi penyempurna.

 

Ciri khas lain menurut Mie Ayam merupakan penggunaan saus sambal pada jumlah akbar, jua kecap manis dan kecap asin. Semakin lengkap dengan tambahan lain se­perti kerupuk pangsit, ceker ayam, atau bakso. Jika senang pedas, terdapat sambal buat menaikkan selera makan, pula bawang goreng & seledri.

 

Kota Wonogiri dikenal dengan kantong penghasil Mie Ayam yang masif. Apabila ditelusuri, akar menurut Mie Ayam berpangkal berdasarkan akulturasi kebudayaan menurut Tiongkok, khususnya wilayah selatan seperti kota-kota pelabuhan Fujian & Guandong. Meskipun demikian, wujud dan cita rasa Mie Ayamnya berbeda menggunakan di ta­nah air.

 

Di Bandung, tak sulit menemukannya di setiap sudut kota. Hampir di setiap sentra keramaian bisa ditemukan pedagang Mie Ayam. Juga jika masuk ke kantong-kantong permukiman, banyak didapati penjual Mie Ayam keliling dengan gerobak.

 

Tak hanya terkenal sebagai masakan kaki lima, pengusaha besar  Mie Ayam pun memindahkan masakan rakyat ini ke harta benda besar  atau pertokoan terkini. Meski demikian, selera orang tak sama.

 

Telur & ceker

Bagi yang hobi wisata kuliner, boleh dicoba Mie Ayam Jamur Mahmud . Sejak delapan tahun lalu, dia berjualan Mie Ayam pada Jalan Kemuning, Kota Bandung. Sebetulnya, dia telah berjualan Mie Ayam lebih usang lagi, tetapi menjajakannya berkeliling menggunakan gerobak.

 

”Karena capek, aku  akhirnya mangkal di sini. Sampai sekarang,” ujar Yanto

Mie Ayam buatannya dikenal dengan kehadiran semur telur dan ceker. Yanto membuat sendiri mi basahnya. ”Biar puas,” pungkasnya.

 

Mi basahnya terbuat berdasarkan campuran terigu, telur, air, dan garam. Meskipun bahan pembuatnya sama, hasilnya bisa jadi tidak selaras. Mi protesis Yanto berbentuk bulat dengan diameter tak terlalu kecil. Kenyal & lebih lembap.

 

Yang mantap berdasarkan Mie Ayam ini merupakan sambalnya yang luar biasa. Jangan lupa masukkan pangsit atau kerupuk daun bawang agar lebih sedap.

 

Bagi yang ingin menikmati Mie Ayam milik Yanto, harus bersiap semenjak pukul 10.00. Biasanya, kurang lebih pukul 14.00 sudah ludes tidak bersisa. Yanto tak berniat menambah kapasitas dagangannya.

 

Empat Varian Rasa

Mie Ayam juga sanggup dikreasikan dengan banyak rasa. Setidaknya itu yg diinginkan oleh Bober Cafe. Ada empat varian Mie Ayam dengan varian kekinian yang bisa dicoba pengunjung.

 

Keempatnya adalah Mi Ayam rica-rica, Mi Ayam seblak ceker, Mi Ayam blackpepper, & Mie Ayam fungi. Menurut Idang Komara, chef pada Bober Cafe, pemilihan keempat varian itu berdasarkan tren kuliner yg tengah digandrungi.

 

Ia berkata, Mi Ayam khasnya ada dalam racikan ayamnya. Dengan kreasi empat rasa ini, Idang berinovasi dengan cita rasa oriental dan lokal. Untuk varian rica-rica, misalnya, beliau mengadopsi masakan menurut Manado yang populer dengan bumbu rica-ricanya.

 

Untuk spesial   oriental, terdapat blackpepper & ayam fungi yg ter­wangsit berdasarkan bakmi. ”Bedanya, dalam bakmi mi dibuat sangat kering. Sementara itu, Mie Ayam diberi sedikit kuah,” ujarnya.

 

Mie Ayam pada kafe ini disajikan dengan kuah terpisah yang berisi bakso halus. Mie Ayam seblak ceker galat satu varian yg unik. Menggabungkan konsep Mie Ayam dengan cita rasa kencur yang identik menggunakan seblak. Mi yg dipakai merupakan jenis mi telur tipis dan keriting. Tekstur tidak begitu kenyal, sebaliknya, lembut dan menyerap bumbu.

 

Meski mengambil varian rasa yang tengah tren, Idang punya ka­rakter sendiri. Ia memoles cita rasa bumbu buat Mie Ayamnya menggunakan banyak modifikasi.

 

Misalnya, pada varian ayam fungi, ia nir terlalu banyak menggunakan kecap asin. ”Saya pakai merek eksklusif yg relatif strong. Agar lebih lembut, aku  hanya gunakan sedikit. Jadi, aromanya jua beda,” katanya.

 

Untuk varian blackpepper, dia memakai bumbu oyster dan kecap manis. Bumbu itu lantas digabungkan menggunakan rabat ayam & tersaji menggunakan tambahan ceker dan pangsit.

 

Peluncuran Mie Ayam di kafe yg terletak di Jalan Riau, Bandung ini juga baru sepekan kemudian. Markom Bober Cafe, Diaz berkata, pemilihan sajian Mi Ayam berdasarkan asa menyediakan hidangan menggunakan basis mi.

 

Dibuat berdasarkan Herbal Juga Bisa

 

Kelompok rempah yg memiliki khasiat buat kesehatan disebut menggunakan herbal. Mendengar kata herbal, poly orang yang eksklusif ingat pada jamu atau pengobatan alternatif. Padahal, kiprah herbal bisa diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari, terutama buat masakan.

 

Pada Mi Ayam, contohnya, herbal pula sanggup dikreasikan. Seperti yang dilakukan Dwipuspitasari dari Herbsay yg menjual menu mielay.

 

Saat disajikan, mielay nyaris serupa spageti menggunakan ayam panggang pada atasnya. Ita sedikit terinspirasi berdasarkan konsep Mi Ayam. Satu porsi mi diberi topping olahan ayam lalu dikucuri saus dan diberi pelengkap.

 

Herbal antanan digunakan Ita buat membuat mi sendiri. Antanan atau pegagan (Centella asiatica) adalah herbal yg mampu menaikkan stimulus dalam otak agar nir cepat pikun. Selain alasan khasiat, antanan juga digunakan karena menguatkan cita rasa dalam mi yg dibentuk menggunakan bahan primer terigu & telur.

 

 

Untuk sausnya, Ita membuatnya menurut campuran pasta kacang, kaldu rempah, kaldu ayam, serta pasta tomat. Dalam meracik saus mielay, Ita menggabungkan rempah khas Barat dan Timur dalam satu panci. Rempah seperti rosemary, paragon, thyme berbaur lebur dengan laja dan ketumbar.

 

Sebagai topping, Ita memakai ayam panggang utuh, bukan disuwir. Ayam ini dimarinasi menggunakan poly rempah & bumbu anggun, kemudian dipanggang.

 

Apabila Mi Ayam lain dilengkapi ceker ayam & pangsit, mielay ra­cikan Ita ditemani asinan gula aren. ”Seperti salad saja, isinya kubis ungu, mentimun, dan wortel yg dicampur dengan gula aren dan asam jawa. Tujuannya menetralisasi rasa amis dalam mielay,” ucapnya.

 

Sebagai penyempurna acara menyantap mielay, Ita menya­rankan supaya menutupnya menggunakan minuman lemon serai. ”Bagus buat menetralisasi lemak,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *