Cara membersihkan rumah yang salah dan malah bikin tambah kotor, Yuk Benahi

Rumah harus rajin dibersihkan sehingga Anda dan anggota keluarga lainnya sanggup selalu nyaman beraktivitas di dalamnya. Rumah yang bersih termasuk menolong Anda sekeluarga selalu sehat. Tidak ada keputusan tertentu untuk bersihkan rumah, tapi ada sebagian satu} kebiasaan sepele yang kemungkinan sering Anda laksanakan tanpa tahu dan justru buat rumah jadi jadi kotor. Waduh! Apa saja, ya?

Cara bersihkan rumah yang keliru dan jadi buat jadi kotor
Setiap orang miliki kebiasaan bersih-bersih rumah yang berbeda. Ada yang mulai dari mengelap pajangan dan furnitur, bersihkan kamar mandi, hingga menyapu dan mengepel lantai.

Namun disadari atau tidak, sebagian satu} hal kecil tersebut ini kemungkinan pernah Anda laksanakan saat bersih-bersih rumah. Padahal hal-hal ini justru mestinya dihindari, sehingga tidak makin lama mengotori rumah.

1. Sedot debu gunakan vacuum cleaner kotor


Menyedot debu gunakan vacuum cleaner lebih ringkas dan efektif daripada menyapu lantai gunakan sapu ijuk. Namun, yang sering dikerjakan orang-orang adalah tidak langsung mengosongkan kantong penyimpan debunya.

Debu yang terkumpul lama-lama sanggup menyumbat filter di dalamnya sehingga vacuum Anda jadi tidak efektif untuk menghisap debu yang menempel di rumah.

Selain itu, kotoran yang udah masuk ke didalam vacuum cleaner termasuk sanggup terlihat lagi ke udara jika lama tidak dibersihkan. Akhirnya, justru buat rumah Anda kotor kembali.

Tipsnya:
Idealnya tiap-tiap kali habis gunakan vacuum, kotoran yang terkumpul harus selalu langsung dibuang. Kantong penyimpan debu termasuk harus rutin dibersihkan.

Jika sering dipakai, Anda sanggup bersihkan vacuum cleaner seminggu sekali. Bersihkan dua kali sebulan andaikan Anda tidak terlalu sering menggunakannya.

Intinya tiap-tiap kali bakal menyedot debu rumah gunakan vacuum, pastikan semua perangkat vacuum cleaner Anda bersih luar-dalam.

2. Pakai satu kain lap untuk mengelap semua rumah
Mungkin karena tidak sudi sibuk bolak-balik rubah kain lap saat bersih-bersih rumah, kebanyakan orang cuma miliki satu kain lap untuk bersihkan segala permukaan furnitur.

Namun, mengelap seisi rumah cuma gunakan satu kain saja justru bakal memindahkan kotoran dan bakteri dari satu perabot ke yang lainnya. Rumah pun makin lama jadi makin lama kotor, meski kemauan mulanya justru bersih-bersih.

Tipsnya:
Sediakan satu kain lap tertentu untuk masing-masing ruangan berbeda. Misalnya, satu untuk di dapur, untuk kamar mandi, di ruang makan, ruang keluarga, dan juga kamar tidur.

Pilihan lainnya, Anda sanggup membersihkan kain lapnya pernah tiap-tiap sebelum mulai lanjut bersihkan tempat rumah yang lain.

3. Meletakkan sikat toilet di wadahnya didalam kondisi basah
Setelah menyikat kamar mandi, Anda kemungkinan punya kebiasaan langsung tempatkan sikatnya lagi ke wadahnya didalam kondisi lembap atau justru masih basah.

Sikat yang dibiarkan tetap basah, disempurnakan termasuk selalu disimpan didalam kamar mandi yang lembap, sanggup jadi rumah yang ideal bagi bakteri dan kuman berkembang biak. Padahal nantinya sikat tersebut bakal digunakan lagi untuk bersihkan kamar mandi. Cara seperti ini justru bakal makin lama menyebarkan kuman kotoran ke semua permukaan kamar mandi. Hiiyy… !

Tipsnya:
Setiap kali habis dipakai untuk bersihkan kamar mandi, sebaiknya cuci bersih pernah sikat toilet Anda dan keringkan dengan baik sebelum menempatkannya balik ke wadah. Lap bersih dan keringkan termasuk wadahnya sehingga tidak ada genangan air yang terlilit di dalam.

4. Langsung menyemprotkan cairan pembersih ke permukaan benda
Kebanyakan orang punya kebiasaan langsung menyemprotkan sabun pembersih ke permukaan perabot rumah. Padahal, cara ini justru bakal menjebak cairan tersebut terserap ke didalam perabot. Akibatnya, perabot tersebut jadi lebih lembap. Ini bakal makin lama memudahkan kotoran dan debu untuk menempel.

Apa yang harus dilakukan?
Semprotkan cairan pembersih terhadap kain lap terlebih dulu, selanjutnya baru gunakan untuk mengelap semua permukaan alat rumah tangga. Dengan begini, permukaan benda tidak jadi lembap dan lebih ringan kering sesudah dibersihkan.

5. Membersihkan dari bawah ke atas
Lagi-lagi, cara bersihkan rumah tiap-tiap orang tidak selalu sama. Maka sesungguhnya tidak ada cara tertentu yang sesuaikan bagaimana rangkaian bersih-bersih rumah yang mestinya dilakukan.

Meski begitu, sebaiknya Anda jangan mulai bersihkan rumah dari anggota bawah pernah selanjutnya lanjut ke atas. Misalnya menyapu dan mengepel dulu, baru lap kaca dan jendela dan juga perabotan rumah.

Cara bersihkan rumah seperti ini justru bakal buang-buang saat dan tenaga. Pasalnya, lantai bakal lagi dikotori lagi oleh debu dan kotoran yang jatuh dari benda-benda di atasnya. Alhasil, Anda harus menyapunya lagi.

Tipsnya:
Daripada harus ulangilah pekerjaan yang sama dua kali, lebih baik bersihkan area-area yang paling atas dan tinggi lebih pernah sehingga semua debu dan kotoran bakal jatuh ke bawah. Misalnya, mencopot gorden, lap kaca dan perabotan, lap meja, cuci piring, dan baru diakhiri dengan menyapu dan mengepel lantai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *